NADIKABAR.COM β Personel Polri bergerak cepat menangani dampak banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) dengan membuka akses jalan, membersihkan material lumpur, melakukan pencarian warga yang masih belum ditemukan, hingga memberikan trauma healing.
βPenanganan seperti ini tentu tidak dapat dilakukan sendiri, sehingga seluruh unsur bersama-sama bergerak sesuai tugas dan perannya, baik dalam membuka akses, membantu pencarian warga yang masih belum ditemukan, membersihkan material, maupun memberikan dukungan kepada masyarakat,β kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Trunoyudo mengungkapkan, respons awal dilakukan setelah banjir bandang menerjang kawasan Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok dan sejumlah wilayah di Kayu Aro, Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin (21/9) malam.
Sekitar 300 personel Satbrimob Polda Sumbar bersama satu kompi personel Dit Samapta dikerahkan sejak malam untuk membantu membuka jalur utama Solok-Padang yang sempat tertutup material longsor.