Ia menjelaskan cakupan pengamanan meliputi area stadion, titik kedatangan, lokasi akomodasi, lapangan latihan, rute mobilitas tim, titik konsentrasi massa suporter, area parkir, hingga objek vital.

Selain rekayasa lalu lintas situasional dan patroli wilayah rawan, Polri menyiagakan pemantauan ruang digital serta unit khusus seperti antiteror, penjinak bom (jibom), antidron dan penanganan kontinjensi.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengapresiasi kesiapan jajaran kepolisian yang telah berkoordinasi sejak lebih dari satu bulan sebelum ajang dimulai. Pihak FIFA juga menyampaikan apresiasi serupa.

"Dari FIFA sangat mengapresiasi apel gelar pasukan pagi hari ini. Ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan dan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup tahun ini," ujar Yunus.

Koordinasi PSSI dan Polri juga mencakup skema pengamanan kedatangan tamu internasional, mengingat turnamen ini rencananya dihadiri oleh Presiden FIFA, pimpinan federasi negara peserta, serta perwakilan diplomatik.