NADIKABAR.COM — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melepas 140 personel yang tergabung dalam Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 8 Minusca ke Bangui, Afrika Tengah, untuk mengikuti misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Pol. Untung Widyatmoko seusai upacara pelepasan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis, mengatakan ratusan personel tersebut terdiri atas 140 personel masing-masing 114 polki (polisi laki-laki) dan 26 polwan (polisi wanita).
"Kontingen Insyaallah akan kami tempatkan di Afrika Tengah atau Central Africa, di Bangui tepatnya, dan nanti akan merotasi dari FPU yang lama, FPU 7," katanya.
Untung mengatakan bahwa saat ini Bangui tengah mengalami dinamika konstelasi politik yang cukup tinggi. Para personel yang dikirim akan bertugas menjaga stabilitas keamanan politik di negara tersebut.
"Fokusnya tentu saja menjadi tugas utama mereka untuk protection civilian, menjaga stabilitas keamanan politik di Bangui yang yang saat ini masih belum stabil," ucapnya.
Ratusan personel tersebut, ujar dia, akan bertugas selama satu tahun dan akan bergabung dengan pasukan FPU dari negara-negara lain.
"Indonesia merupakan salah satu negara kontributor terbesar kelima untuk pasukan perdamaian PBB," kata Untung.
Dalam kesempatan yang sama, Komandan Satgas FPU 8 Minusca Kombes Pol. Alex Frestian Lumban Tobing mengatakan para personel telah melaksanakan latihan praoperasi selama tujuh bulan di Pusat Misi Internasional Polri, Serpong, Tangerang Selatan.
Usai resmi dilepas, sebanyak 14 personel yang tergabung dalam tim advance akan berangkat terlebih dahulu ke Bangui pada Sabtu (3/10) untuk melaksanakan serah terima dan koordinasi maupun komunikasi awal dengan berbagai komponen di daerah misi. Sedangkan untuk 126 personel lainnya akan menyusul sepekan setelahnya dan melakukan rotasi sepenuhnya dengan FPU 7.
Ia pun meminta doa kepada masyarakat agar misi perdamaian di Bangui dapat berjalan lancar.
"Dalam kesempatan ini, kami berharap doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia agar kami, 140 personel, dapat mewakili Polri melaksanakan penugasan di kancah internasional dan dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara di penugasan internasional," ucap Alex.