NADIKABAR.COM — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan pihaknya tidak dapat bekerja sendiri dalam mengamankan pergelaran turnamen internasional FIFA ASEAN Cup 2026 karena membutuhkan sinergi lintas sektoral serta partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.
Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kapolri Irjen Pol Laksana menyatakan keberhasilan pengamanan kejuaraan sepak bola tersebut bergantung pada kolaborasi erat antara Polri, TNI, kementerian/lembaga terkait, PSSI, hingga kesadaran ketertiban publik.
"Dengan kita melaksanakan operasi ini, kita tidak berjalan sendiri. Kami mengimbau seluruh masyarakat di Jakarta dan Jawa Barat untuk membantu ketertiban. Apabila kita tidak dibantu oleh masyarakat, kita tidak akan bisa melaksanakan kegiatan ini dengan bagus," kata Laksana di Jakarta, Senin.
Polri menggelar pengamanan bersandi Operasi Garuda Bakti selama 16 hari, terhitung mulai 21 September hingga 6 Oktober 2026.