NADIKABAR.COM β€” Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta mempertahankan sistem, kultur, dan nilai-nilai pendidikan Islam yang berakar dari Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, di tengah dinamika masyarakat metropolitan.

Hal ini dibuktikan dengan sistem, kultur, dan nilai-nilai panca jiwa pesantren, keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan, tidak hanya hidup di kawasan perdesaan, tetapi juga mampu bertahan dan berakar kuat di tengah dinamika masyarakat metropolitan Jakarta.

Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah sekaligus Presiden Universitas Darunnajah, Assoc. Prof KH Sofwan Manaf di Jakarta, Selasa menegaskan bahwa hubungan historis dan ideologis antara Darunnajah dan Gontor bukanlah sekadar kerja sama formal di atas kertas.

β€œHubungan tersebut lahir dari kepercayaan antar sahabat, restu para kiai pendiri (Trimurti Gontor), serta dedikasi empat generasi keluarga besar perintisnya,” kata dia.

"Gontor hadir di Darunnajah bukan sebagai cabang, melainkan lewat keluarga, guru, dan tata kelola," katanya.

Ia menambahkan bahwa rekam jejak hubungan ini bertumpu pada keyakinan dan nilai-nilai dasar yang konsisten diwariskan dari generasi ke generasi.

Menurut dia nilai-nilai yang diajarkan dan diterapkan di Gontor itu bisa dibawa ke kehidupan metropolitan, modern, dan segala macamnya, serta tetap bertahan di situ tanpa kehilangan jati diri.