Kondisi tersebut terjadi meski Apple menyematkan sertifikasi ketahanan air dan debu berperingkat IP68 pada iPhone Duo. Daya tarik magnet internal pada perangkat pun tidak mampu mengatasi hambatan dari butiran pasir yang tersangkut di area engsel.
Kelemahan lain terlihat pada uji tekuk arah berlawanan (bend test). Rangka titanium ponsel memang terbukti kokoh dan tidak patah saat ditekuk ke belakang. Namun, tekanan ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan permanen pada panel AMOLED di layar bagian dalam.
Kerusakan layar ditandai dengan munculnya garis hijau vertikal, yang kemudian bertambah banyak hingga panel sentuh berhenti merespons sepenuhnya. Biaya penggantian layar fleksibel bagian dalam tersebut diperkirakan mencapai 1.000 dolar AS atau sekitar Rp15,7 juta.