"Secara teknis, fasilitas venue H.M. Hasan Gayo yang telah berstandar nasional dapat dikembangkan sebagai lapangan berkuda memanah berstandar internasional. Dengan demikian, penggunaannya akan semakin produktif dan manfaatnya semakin luas," kata Triwatty.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga berkuda di Aceh Tengah, baik untuk Pacu Kuda maupun berkuda memanah yang erat kaitannya dengan olahraga Sunnah dalam Islam. Selain menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan, keberadaan venue yang aktif juga diharapkan dapat mendukung pembinaan atlet, komunitas olahraga berkuda, peternak kuda, serta berbagai sektor ekonomi masyarakat.