NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Portugal Luis Montenegro, Kamis, menyerukan pemberian kursi tetap di Dewan Keamanan PBB bagi Afrika, Brasil dan India sebagai bagian dari upaya untuk menjadikan badan tersebut lebih representatif.

Berpidato di hadapan Majelis Umum PBB, Montenegro menyatakan bahwa PBB harus menjadi lembaga yang "lebih tangkas dan efektif."

Dia mendesak negara-negara anggota untuk memenuhi komitmen keuangan mereka dan menyediakan sumber daya yang memadai bagi organisasi tersebut, termasuk untuk misi pemeliharaan perdamaian, sembari mendorong upaya agar Dewan Keamanan menjadi lebih representatif.

"Kita harus berupaya menjadikan Dewan Keamanan lebih representatif, yang menuntut adanya kursi tetap bagi Afrika, Brasil, dan India, sehingga mencerminkan dunia yang terus berubah," ujarnya.

Perdana Menteri tersebut mengatakan bahwa Portugal, yang akan bergabung dengan Dewan Keamanan sebagai anggota tidak tetap pada Januari, akan memprioritaskan pencegahan krisis, penguatan kemitraan, dan perlindungan martabat manusia.

Beralih ke Timur Tengah, dia menyatakan bahwa "tragedi kemanusiaan harus diakhiri" dan menyerukan kemajuan menuju solusi dua negara.

Terkait Iran, dia menyerukan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Mengenai Ukraina, Montenegro menyerukan "perdamaian yang adil dan abadi" untuk mengakhiri perang Rusia, serta menegaskan kembali dukungan Portugal bagi Kiev.

Perdana Menteri Portugal itu juga memperingatkan bahwa berbagai konflik telah memicu krisis energi dan kenaikan harga bahan bakar di seluruh dunia, seraya menggambarkan situasi tersebut sebagai tindakan "masokisme kolektif" yang harus segera diakhiri.

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia