Namun, hal itu perlu dikembangkan ke seluruh negara-mitra Indonesia, tidak hanya di Timur Tengah maupun di Malaysia, katanya.

Sementara itu, terkait pendekatan pemerintah dalam melindungi warga negara Indonesia di luar negeri, Andrea menilai saat ini pendekatan Indonesia sedang berada di persimpangan jalan: bertransisi dari pola responsif-kuratif menuju preventif-hulu.

"Logikanya sederhana, menyelamatkan WNI di luar negeri itu penting, tetapi mencegah mereka terjebak dalam masalah sejak dari dalam negeri adalah keberhasilan yang sejati," katanya.

Menurutnya, hal itu menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah, khususnya lembaga-lembaga terkait yang mengurusi calon pekerja migran.