NADIKABAR.COM — Pemerintah menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 17,5 persen pada 2026.Posyandu diperkuat untuk memantau tumbuh kembang anak sejak dini.
Jakarta - Pemerintah menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 17,5 persen pada 2026.Posyandu diperkuat untuk memantau tumbuh kembang anak sejak dini.
Sejumlah anak beraktivitas di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan mengikuti kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (11/9/2026). Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting sejak usia dini.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam waktu panjang. Persoalan ini bukan hanya ditandai dengan tinggi badan anak yang berada di bawah standar, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan dan kualitas kesehatan anak dalam jangka panjang.