NADIKABAR.COM β€” Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Savitri Handayana mengimbau masyarakat khususnya remaja wanita untuk tidak sembarangan membeli produk kecantikan karena dapat menyebabkan kanker.

β€œKita bisa melihat sekarang dari usia masih SMP saja sudah mengakses untuk pembelian skincare. Ini juga harus diwaspadai lebih lanjut. Karena apa? Angka penderita kanker juga meningkat,” kata Savitri dalam acara World Pharmacists Day 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat.

Savitri meminta para apoteker yang telah dikukuhkan sebagai Agent of Change dalam acara World Pharmacists Day 2026 dapat mengedukasi masyarakat tentang produk kecantikan yang aman digunakan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan para pelaku usaha di dunia kecantikan untuk melegalisasi produknya ke Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM).

β€œKita bisa melihat skincare itu banyak yang tidak dilegalisasi oleh POM. Jadi dijual bebas seperti itu dan itu diakses sedemikian mudah, bahkan melalui online itu klik sekarang besok sudah sampai. Ya, kita enggak heran, karena semua pada ingin cantik ya,” kata Savitri.

Lebih lanjut, Savitri juga mengingatkan masyarakat agar tak sembarangan dalam mengonsumsi obat-obatan karena berisiko menyebabkan gagal ginjal.

Ia mengingatkan pasien cuci darah di rumah sakit tidak lagi berasal dari usia tua, tetapi juga usia muda.

Savitri mengungkapkan kini masyarakat usia kisaran 20 tahun, bahkan sudah banyak yang melakukan cuci darah. Untuk itu, ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan berhati-hati dalam mengonsumsi obat.

β€œKita tidak berharap bahwa angka usia harapan hidup DKI Jakarta meningkat di atas sampai dengan 75, kita berharap bukan hanya angkanya saja yang tinggi, tetapi juga kesehatannya juga ikut ya. Sehingga ini tidak menjadi bom waktu terhadap anggaran pemerintah daerah,” jelas Savitri.