NADIKABAR.COM — Kecelakaan maut melibatkan mobil GWM Tank dengan dua motor, dua gerobak, dan satu mobil Ayla di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Tak hanya menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat kecelakaan.

"Untuk mobil GWM Tank mengalami body depan pecah sama lecet-lecet," kata Panit Laka Satlantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammad, saat dihubungi NadiKabar, Kamis (8/10/2026).

Sementara itu, motor Honda Vario nopol B-5073-BTF yang dikendarai oleh Nurmilah (28) mengalami kerusakan pada bagian body depan dan belakang pecah. Kerusakan yang sama juga dialami motor Honda nopol B-3438-TTJ yang dikendarai korban Maria Thomas (59).

Maria Thomas dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut. Sementara pemotor bernama Nurmilah mengalami luka-luka.

Kerusakan juga dialami gerobak las milik Muhamad Widodo, yang mana baknya pecah. sementara gerobak las milik Saudara Sopyan rusak pada bagian bak serta roda pecah dan patah.

"Kerusakan juga dialami PT SPX berupa pintu gerbang besi roboh dan mobil Ayla yang diparkir rusak pada bagian body depan dan belakang ringsek," imbuhnya.

Dari foto yang diperoleh NadiKabar, terlihat mobil Ayla berkelir putih mengalami kerusakan parah di bagian depan. Sementara motor yang dikemudikan oleh Maria Thomas (korban tewas) tersangkut di parit.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Kamboja Raya, tepatnya di dekat Klinik Utama Kamboja, Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara ojek bernama Maria Thomas meninggal dunia.

Polisi saat ini telah mengamankan pengemudi GWM Tank, pria berinisial FS (40). Diketahui, FS saat itu berkendara ditemani seorang wanita berinisial Y.

"Kejadiannya kebetulan yang pelaku utamanya, FS, masih di kantor baru kita ambil keterangannya," pungkasnya.