NADIKABAR.COM — Warga Kamboja mengungsi ke Rong Cham akibat konflik perbatasan. Mereka masih menanti kesempatan untuk pulang.

Kamboja - Warga Kamboja mengungsi ke Rong Cham akibat konflik perbatasan. Mereka masih menanti kesempatan untuk pulang.

Rong Cham di Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja, menjadi tempat tinggal bagi warga yang mengungsi akibat konflik di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand. REUTERS/Soveit Yarn

Kawasan tersebut menjadi tempat bagi keluarga yang meninggalkan rumah mereka dan masih menunggu kesempatan untuk kembali. REUTERS/Soveit Yarn

Warga menjuluki Rong Cham sebagai "waiting village" atau desa penantian karena kondisi tersebut. REUTERS/Soveit Yarn

Salah satu warga yang menjalani kehidupan di Rong Cham adalah seniman tato Cheng Bora. REUTERS/Soveit Yarn

Cheng Bora kini mengerjakan tato pelanggan dari rumahnya setelah kehilangan usaha tato yang sebelumnya ramai di Boeung Trakuon, kawasan perdagangan di dekat perbatasan Thailand. REUTERS/Soveit Yarn

Sejak konflik terjadi, jumlah pelanggan tatonya menurun drastis. REUTERS/Soveit Yarn

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Cheng Bora juga mengambil pekerjaan sebagai tukang ledeng, teknisi listrik, dan pekerja konstruksi ringan. REUTERS/Soveit Yarn

Konflik perbatasan membuat kehidupan warga di Rong Cham berubah, termasuk mereka yang sebelumnya memiliki pekerjaan dan usaha di kawasan perbatasan. REUTERS/Soveit Yarn

Di tengah kehidupan baru tersebut, warga Rong Cham masih menanti kesempatan untuk kembali ke rumah mereka. REUTERS/Soveit Yarn