Selama ini, tambah dia, turnamen junior di Indonesia dinilai sudah cukup banyak, dengan rata-rata sekitar dua turnamen setiap pekan. Namun yang memfasilitasi level senior sangat sedikit, sehingga federasi tidak ingin hal itu terus terjadi.
Melalui kompetisi berjenjang, PP Pelti berharap dapat membangun ekosistem pertandingan yang lebih berkesinambungan sekaligus melahirkan petenis yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Selain meningkatkan kualitas pemain, rangkaian liga ini juga diproyeksikan menjadi bagian dari persiapan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan multievent, sehingga pembinaan dan pengalaman bertanding dapat berjalan secara terarah, ujar Sekjen PP Pelti tersebut.