NADIKABAR.COM — Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) menggelar Liga Tenis Indonesia Seri 2 di Lapangan Tenis Jatayu Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, sebagai upaya menyediakan kompetisi bagi pemain junior yang akan beralih ke level senior.

"Selama ini belum pernah dilaksanakan Liga Tenis di Indonesia, jadi kini hadir untuk menjawab kegelisahan teman-teman karena perlu menampung pemain-pemain junior yang akan beralih ke pemain senior," kata Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar Asti seusai membuka turnamen tersebut di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan turnamen yang berlangsung hingga 17 Oktober 2026 itu merupakan kelanjutan dari Seri 1 yang telah digelar pada Agustus. Rangkaian liga dirancang dalam empat seri sebelum ditutup dengan penyelenggaraan Liga Master.

Lebih lanjut dia menjelaskan penyelenggaraan liga tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para petenis untuk menguji konsistensi dan meningkatkan kemampuan melalui kompetisi berkelanjutan.

Pada Seri 2, panitia menyediakan masing-masing 32 tempat dalam babak utama (main draw) untuk kategori putra dan putri. Para peserta harus terlebih dahulu melewati babak kualifikasi yang sudah dilaksanakan sejak 12 Oktober sebelum memperebutkan tempat di babak utama.

Secara keseluruhan, sekitar 120 peserta mengikuti rangkaian pertandingan sejak babak kualifikasi. Peserta didominasi pemain yang baru memasuki level senior maupun petenis junior pada tahap akhir pembinaan.

Andi menambahkan, liga tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan kompetisi bagi pemain yang sedang menjalani transisi dari kelompok junior menuju senior.

Selama ini, tambah dia, turnamen junior di Indonesia dinilai sudah cukup banyak, dengan rata-rata sekitar dua turnamen setiap pekan. Namun yang memfasilitasi level senior sangat sedikit, sehingga federasi tidak ingin hal itu terus terjadi.

Melalui kompetisi berjenjang, PP Pelti berharap dapat membangun ekosistem pertandingan yang lebih berkesinambungan sekaligus melahirkan petenis yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Selain meningkatkan kualitas pemain, rangkaian liga ini juga diproyeksikan menjadi bagian dari persiapan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan multievent, sehingga pembinaan dan pengalaman bertanding dapat berjalan secara terarah, ujar Sekjen PP Pelti tersebut.