Menurut Ardi, Pelti mempertimbangkan kualitas dan rekam jejak dia sebagai alasan memproses perpindahan kewarganegaraannya. Petenis itu kini menempati peringkat 900 dunia dalam daftar Women's Tennis Association (WTA), tetapi pernah mengalahkan pemain peringkat 150 dunia.
Dia menilai pencapaian itu menunjukkan Arina memiliki kemampuan bersaing pada level tinggi. Kualitasnya dapat disejajarkan dengan petenis nasional seperti Priska Madelyn Nugroho.
Ardi menambahkan, Arina juga beberapa kali mengikuti turnamen nasional di Indonesia. Dia tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Desember pada 2025 dan Liga Tenis Indonesia, serta meraih gelar juara pada Kejurnas Piala Kasau awal 2026.