NADIKABAR.COM — Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) memproses naturalisasi petenis putri asal Rusia Arina Varaksina, yang diproyeksikan memperkuat Indonesia pada SEA Games 2027 di Malaysia.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PP Pelti Ardi Rivali menjelaskan proses naturalisasi Arina masih dalam pengurusan dokumen oleh bidang hukum organisasi tersebut, sehingga masih membutuhkan waktu.
"Dia sudah tinggal di Indonesia selama lebih dari 10 tahun sejak umur setahun dan tertarik membela Indonesia," kata dia setelah mengikuti pembukaan Liga Tenis Indonesia Seri 2 di Lapangan Tenis Jatayu Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.
Lebih lanjut dia menjelaskan Arina yang kini berumur 19 tahun, bukan atlet keturunan Indonesia. Petenis tersebut merupakan warga negara Rusia yang menghabiskan masa kecil hingga tumbuh besar di Indonesia sebelum kembali ke negara asalnya untuk berlatih bersama pelatih di negara itu. Saat ini, dia telah kembali berada di Indonesia.
Menurut Ardi, Pelti mempertimbangkan kualitas dan rekam jejak dia sebagai alasan memproses perpindahan kewarganegaraannya. Petenis itu kini menempati peringkat 900 dunia dalam daftar Women's Tennis Association (WTA), tetapi pernah mengalahkan pemain peringkat 150 dunia.
Dia menilai pencapaian itu menunjukkan Arina memiliki kemampuan bersaing pada level tinggi. Kualitasnya dapat disejajarkan dengan petenis nasional seperti Priska Madelyn Nugroho.
Ardi menambahkan, Arina juga beberapa kali mengikuti turnamen nasional di Indonesia. Dia tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Desember pada 2025 dan Liga Tenis Indonesia, serta meraih gelar juara pada Kejurnas Piala Kasau awal 2026.
Kini Pelti mulai mengalihkan fokus pembinaan menuju SEA Games 2027 setelah menyelesaikan keikutsertaan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. Ardi memperkirakan sejumlah pemain utama berpotensi absen karena jadwal turnamen WTA yang padat.
Oleh sebab itu, federasi menyiapkan pemain lapis berikutnya untuk memperkuat kedalaman skuad. Selain Arina, Pelti juga memantau petenis muda, termasuk Ethan David Zapp berumur 17 tahun yang berdarah Indonesia-Jerman dan pernah bermain di Piala Davis.
Ardi berharap proses administrasi Arina berjalan lancar sehingga peluangnya memperkuat Indonesia pada pesta olahraga se-Asia Tenggara (SEA Games) 2027 di Malaysia dapat terwujud.