Pelti juga menjajaki peluang menjadi tuan rumah turnamen internasional agar petenis Indonesia berkesempatan memperoleh wildcard dan mengumpulkan poin peringkat. Sebab, peringkat dunia penting sebagai modal menghadapi berbagai multievent.

Andi menambahkan, selain beasiswa, Pelti menyiapkan hadiah bagi para juara Liga Tenis Indonesia.

Penerima beasiswa terbagi dalam dua kategori yakni putra dan putri sebanyak masing-masing satu orang, serta dipilih berdasarkan hasil rangkaian seri sampai dengan Liga Masters, sehingga benar-benar akan menyaring petenis terbaik untuk diberi kesempatan.

Menurut dia, federasi membutuhkan setidaknya 10 petenis putra dan 10 putri untuk membangun lapisan utama dan pelapis. Kedalaman skuad diperlukan ketika jadwal turnamen internasional berbenturan dengan agenda multievent.