NADIKABAR.COM — Perempuan Indonesia Raya (PIRA) menggelar pemeriksaan kesehatan mata dan membagikan 500 kacamata gratis, di Lingkungan Wotgalih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Ketua Umum PP PIRA Novita Wijayanti mengatakan, kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial HUT PIRA ke-18.
"Rangkaian kegiatan HUT PIRA ini sebelumnya kami telah menyelenggarakan sosialisasi kanker dan Pap Smear gratis, kemudian kegiatan donor darah, dan sekarang kami hadir di sini untuk menyelenggarakan pemeriksaan mata serta pembagian kacamata gratis," ujar Novita dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2026).
Novita menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya di Serang, Minggu (4/10). Ia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan kondisi penglihatan warga akan menjadi dasar penentuan kacamata yang sesuai sebelum dibagikan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan mata, warga akan didata dan sekitar 10 hari kemudian akan diberikan kacamata gratis sesuai dengan hasil pemeriksaannya. Selain itu, warga juga mendapatkan sembako," ungkap Novita.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen PIRA dalam menghadirkan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Gubernur Banten Andra Soni meresmikan renovasi Posyandu sekaligus mengajak warga berpartisipasi dalam PIRA.
Sementara itu, Ketua PD PIRA Banten Encop Sofia mengungkapkan, kegiatan sosial yang digelar PIRA mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi kepada PP PIRA yang telah memilih Kota Serang sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan sosial dalam rangka HUT ke-18.
"Acara ini sangat disambut baik oleh masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada PP PIRA yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Kota Serang," tuturnya.
Selain mengikuti rangkaian pemeriksaan mata, Penasihat PP PIRA Shinta Triastuti turut meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan mata yang diberikan kepada masyarakat. Ia juga melihat langsung hasil renovasi Posyandu yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial tersebut.
"Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan hari ulang tahun saja, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.