"Berpengetahuan luas, benar, pemimpin Indonesia harus pintar jangan dibohongi orang, jangan dibodohin," katanya.

Dia mengatakan ada orang yang memiliki gelar profesor di Indonesia, tetapi orang itu membela kepentingan orang asing.

"Aku heran kadang profesor tapi nggak bisa melihat ketidakadilan, profesor yang justru malah membela kepentingan orang-orang asing," pungkasnya.