NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang selalu hadir membantu ketika masyarakat menghadapi berbagai bencana, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, hingga kebakaran hutan.

"Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana, ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan," kata Prabowo saat memberikan amanat pada peringatan HUT ke-81 TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin.

Prabowo mengatakan prajurit TNI hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk ketika akses jalan terputus dan situasi masih berbahaya.

Menurutnya, para prajurit tidak selalu menunggu perintah dari atasan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Setiap komandan, kata Prabowo, selalu mengambil inisiatif ketika menghadapi kesulitan rakyat.

"Setiap komandan mengambil inisiatif, setiap panglima tidak menunggu perintah dari atas. Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab TNI," ujarnya.

Kepala Negara menyebut prajurit TNI turut membantu proses evakuasi warga, membuka akses jalan, mendirikan jembatan, serta membawa makanan dan obat-obatan ke wilayah terpencil yang terputus akibat bencana.

Presiden juga menyinggung prajurit yang mempertaruhkan jiwa dan raga ketika membantu masyarakat dalam kondisi berbahaya.

"Di saat-saat sulit seperti itulah, rakyat melihat siapa yang benar-benar hadir bersama mereka," katanya.

Prabowo pun menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para prajurit TNI atas pengabdian tersebut, terutama dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.

Ia menegaskan TNI harus tetap menjadi tentara rakyat yang dekat dengan masyarakat dan hadir ketika rakyat membutuhkan bantuan.

"Terus menjadi tentara rakyat. Tentara yang kuat adalah tentara yang dekat dengan rakyat," kata Prabowo.

Upacara HUT Ke-81 TNI itu melibatkan 3.378 prajurit dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara, serta pasukan Komponen Cadangan dan KKRI/Pramuka. Dalam upacara tersebut, Presiden meresmikan 204 satuan baru TNI, termasuk enam kodam.