Pelatih atlet nomor perorangan atau ganda memperoleh bonus Rp 900 juta untuk medali emas, Rp 157,5 juta untuk perak, dan Rp 78,75 juta untuk perunggu. Adapun pelatih nomor beregu memperoleh bonus Rp 1,2 miliar untuk emas, Rp 210 juta untuk perak, dan Rp 105 juta untuk perunggu.
Untuk medali kedua dan seterusnya yang diraih atlet, bonus bagi pelatih diberikan sebesar Rp 450 juta untuk emas, Rp 78,75 juta untuk perak, dan Rp 39,375 juta untuk perunggu.
Bagi Prabowo, bonus tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk pengakuan negara atas kerja keras para atlet dalam mengharumkan nama bangsa.
"Sekali lagi, terima kasih atas perjuangan kalian. Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia. Berjuang terus, berprestasi terus. Indonesia harus jadi bangsa yang menang," tuturnya.
Acara penyerahan bonus dan apresiasi tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus organisasi olahraga, di antaranya Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia Muhammad Herindra dan Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid.
Hadir pula Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Listyo Sigit Prabowo, Chef de Mission kontingen Indonesia di Asian Para Games Reda Manthovani, serta Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Indonesia (PB PABSI) Rosan Roeslani.
Selain itu, hadir sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan.