"Kita perlu melakukan lebih banyak di sekolah, dalam sekolah sepakbola. Klub-klub perlu bekerja untuk mengelola stadion, mengoperasikan stadion, menghasilkan lebih banyak pendapatan sehingga mereka dapat berinvestasi lebih banyak," ujarnya.

Infantino turut menekankan bahwa pengembangan sepakbola Indonesia perlu berjalan bersama dengan kemajuan sepakbola di kawasan ASEAN. Menurutnya, peningkatan kualitas sepakbola akan memberikan dampak lebih besar apabila dilakukan secara bersama-sama di kawasan.

"Kita perlu memikirkan, dan ini adalah sesuatu yang kami bicarakan dengan Presiden, bukan hanya mengenai negara ini, tetapi seluruh kawasan ASEAN dan bagaimana kita bisa mengembangkan sepakbola. Karena tidak akan banyak membantu apabila satu negara berkembang baik, sementara negara-negara tetangganya tidak," jelas Infantino.

Lebih lanjut, Infantino menyebut peluang Indonesia untuk kembali menjadi tuan rumah berbagai kompetisi FIFA tetap terbuka. Setelah sebelumnya menjadi tuan rumah FIFA U-17 dan FIFA ASEAN Cup, sejumlah ajang lain dapat menjadi bagian dari pembahasan ke depan.

"Kita sudah memiliki U-17, FIFA ASEAN, kita punya U-20, kita punya kompetisi perempuan, Piala Dunia. Maksud saya, semuanya terbuka," ucapnya.