Upaya revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mencakup pembaruan narasi sejarah, alur cerita, serta tata pamer agar museum semakin informatif, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital juga didorong untuk meningkatkan daya tarik.

"Khususnya bagi generasi muda, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan identitas bangsa," ujarnya.

Pertemuan tersebut juga membahas penguatan kapasitas sumber daya manusia pengelola museum serta pengembangan wisata budaya, sejarah, dan religi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi menjadikan sektor kebudayaan sebagai salah satu penggerak ekonomi baru.