"Peran guru ini penting dalam membangun kualitas pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak peserta didik," tambah dia.
Syahganda melanjutkan, dukungan pemerintah juga diarahkan untuk memastikan santri dan siswa madrasah memperoleh kesempatan belajar yang lebih luas.
Sepanjang 2025-2026, pemerintah menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah senilai Rp7 triliun bagi anak-anak pesantren dan mahasiswa.
Selain bantuan pendidikan, program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau lebih dari tiga juta siswa dan santri. Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis menjangkau 6,3 juta siswa madrasah dan santri.
Berbagai program tersebut ditujukan untuk membantu mengurangi hambatan ekonomi yang dapat mengganggu keberlanjutan pendidikan.
"Dengan dukungan biaya pendidikan, layanan kesehatan, dan pemenuhan gizi, anak-anak dari keluarga sederhana diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka," imbuh Syahganda.