Presiden juga mencanangkan peletakan batu pertama tujuh proyek industri baru, yakni Guangqing Nickel Cobalt, Eno Prima Material, Tinci Materials Indonesia, Weda Bay Aluminium, Bintang Karya Aluminium, Flat Solar Energy Indonesia, dan Guangqing Motor Indonesia.

Dengan demikian, terdapat 11 proyek industri yang terdiri atas empat proyek yang memasuki tahap komersial dan tujuh proyek yang memulai pembangunan.

Total nilai investasi program hilirisasi tersebut mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.