NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi jajaran Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang tetap bertahan dan tidak menyerah dalam menjalankan tugas meski menghadapi ancaman dan tekanan.

Ia mengatakan dirinya mengetahui adanya sejumlah pihak yang mendapat ancaman dan intimidasi dalam menjalankan tugas, bahkan ancaman tersebut juga menyasar keluarga mereka.

"Saya tahu bahwa ada saudara-saudara yang diancam, yang digertak, tidak hanya saudara, keluarga saudara juga diancam," ujar Presiden Prabowo saat Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan Tahap 8 di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa.

Meski menghadapi tekanan tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi jajaran yang tetap menjalankan tugas dan tidak mundur.

"Saya paham dan saya menghargai saudara-saudara tidak mundur, tidak gentar, tidak menyerah," katanya menegaskan.

Kepala Negara menegaskan perjuangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membela kepentingan rakyat, terutama masyarakat yang berada dalam kondisi sulit dan tidak memiliki kemampuan untuk memperjuangkan kepentingannya sendiri.

"Saya terima kasih yang masih mau berjuang bersama saya. Berjuang untuk rakyat kita. Berjuang untuk mereka yang tidak bisa bicara," kata Presiden Prabowo.

Ia menyebut perjuangan tersebut juga ditujukan untuk masyarakat yang tidak memiliki rumah maupun mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo meminta jajaran pemerintah yang memilih tetap berada dalam perjuangan tersebut untuk tidak ragu menjalankan tugas.

"Percayalah kebenaran akan menang. Percayalah kita di atas jalan yang benar, kita tidak ragu-ragu," ujar Presiden Prabowo.