"Kurang berkomunikasi karena kita kerja terus. Kita ngejar rakyat tidak bisa menunggu lagi," katanya.
Sebagai latar, pemerintah sebelumnya telah menaikkan penghasilan hakim setelah selama 12 tahun tidak mengalami kenaikan.
Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Juli 2026 mengatakan kenaikan penghasilan hakim pada beberapa jenjang mencapai sekitar 280 persen.
Menurut Prabowo, peningkatan kesejahteraan tersebut diperlukan agar hakim dapat hidup layak, menjaga kehormatan profesinya, dan tidak mudah disuap.
Pemerintah juga mengarahkan penyediaan rumah bagi hakim dan aparatur peradilan sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan mereka.