Dalam keterangan tertulisnya, Erick menegaskan langkah besar ini sekaligus mematahkan stigma di masyarakat yang selama ini kerap memandang sebelah mata dan menganggap masa depan seorang atlet sebagai sesuatu yang suram.

"Bapak Presiden menyampaikan ini justru bagian membangun karakter bangsa, membuka lapangan pekerjaan, dan bapak Presiden tadi menekankan juga akan terus membangun keolahragaan berkelanjutan di sekolah-sekolah," ujar Menpora berusia 56 tahun itu.

Menurut Erick, pesan yang disampaikan Kepala Negara sangatlah positif, mengingat generasi muda Indonesia merupakan tumpuan masa depan bangsa yang perlu diperkuat untuk membangun ketangguhan dan kekuatan nasional di masa mendatang.