"Udara kita maksimalkan dengan water bombing, dry ice, dan operasi modifikasi cuaca, dan juga pasukan darat karena ini sangat penting sekali," ujarnya.

Peninjauan dilakukan setelah sebelumnya Raja Juli selama tiga hari memimpin langsung penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Di Kotawaringin Timur, karhutla terjadi di lahan gambut sehingga penanganannya membutuhkan perhatian agar api tidak kembali muncul dari titik-titik yang telah dipadamkan.

Sejumlah unsur terlibat langsung dalam penanganan di lapangan. Petugas Manggala Agni Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga relawan bersama-sama melakukan pemadaman.