Setyawan berharap adanya penurunan secara bertahap titik karhutla. Wilayah yang sebelumnya terbakar berulang kali diharapkan tidak terbakar lagi.

"Ada sekitar 500-an kesatuan Hidrologis gambut (KHG) yang akan kita petakan. Seperti daerah aliran sungai (DAS) yang memiliki kategori kritis dan sangat kritis, KHG juga akan kita petakan," sebut Setyawan.

"Kita harus mengetahui KHG mana saja yang kondisinya kritis. Wilayah-wilayah tersebut akan menjadi prioritas untuk dipulihkan," imbuhnya.