Prabowo lalu menyinggung konsesi yang tidak dikerjakan selama 28 tahun di Tanimbar, Maluku. Ia bercerita bahwa dirinya sampai turun tangan mempertanyakan langsung ke pemilik konsesi yakni perusahaan asal Jepang.
"Ada konsesi 28 tahun ya, Papua, Maluku Barat Daya, Masela, Maluku Tanimbar, bukan barat daya Tanimbar, 28 tahun tidak dikerjakan. Saya terbang ke Jepang, saya ketemu tokoh-tokoh di Jepang," ujarnya.
"Saya tanya dengan hormat, saya tanya dengan sopan, kan kalau presiden harus sopan, kan? Saya tanya dengan baik, "Yang Mulia, apa pihak Jepang, pihak Inpex masih tertarik mengerjakan? Kalau tidak, ya terpaksa kami harus mencabut, karena rakyat kami sangat membutuhkan. Rakyat kami masih banyak yang hidupnya susah'," lanjut Prabowo.