NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto optimistis kontribusi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kepada negara akan terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat mengapresiasi kinerja Satgas PKH yang selama dua tahun telah mengembalikan Rp52 triliun kepada negara. Menurutnya, capaian Satgas PKH masih akan bertambah ke depannya.

"Satgas ini bekerja dua tahun sudah menyumbang kembali ke negara Rp52 triliun. Bukan uang sembarangan itu. Rp52 triliun," kata Presiden Prabowo dalam kegiatan Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan Tahap VIII di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa.

Presiden Prabowo mengatakan dirinya telah menerima informasi dari jajaran penegak hukum mengenai potensi tambahan kontribusi Satgas PKH pada bulan berikutnya.

Menurut Prabowo, ekspresi optimistis jajaran pimpinan Satgas PKH juga menunjukkan bahwa kontribusi kepada negara masih berpotensi meningkat.

"Semua pimpinan Satgas PKH semua senyum. Berarti mereka sangat optimis, sumbangan-sumbangan mereka akan terus meningkat. Selama tunai kayak begini, aku datang ke Satgas PKH," ujar Presiden Prabowo.

Ia pun meminta Satgas PKH tidak berhenti menjalankan tugasnya. Presiden Prabowo menilai penertiban kawasan hutan dan tambang ilegal merupakan bagian dari upaya menyelamatkan aset negara untuk generasi mendatang.

Presiden Prabowo menyebut jutaan hektare lahan yang berhasil diselamatkan serta tambang-tambang ilegal yang ditutup dan dikuasai negara merupakan tabungan bangsa untuk masa depan.

Kepala Negara menegaskan pekerjaan Satgas PKH masih panjang. Meski demikian, ia meyakini hasil dari upaya tersebut sudah mulai terlihat.

"Tugas kita masih berat. Perjalanan masih jauh, tapi kemenangan sudah kelihatan," katanya.