NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto memanggil menteri-menteri dan kepala lembaga untuk rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta.Ratas akan membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan persiapan penanganan bencana meteorologi.

Pantauan NadiKabar, Senin (26/10/2026), mulanya Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir memasuki Istana pada pukul 14.44 WIB. Tak lama, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyusul tiba di istana.

"Saya kira nanti akan ada banyak hal yang dibahas. Kami juga sudah menyiapkan banyak bahan, mulai dari perkembangan karhutla dan bagaimana penanganannya ke depan, kemudian persiapan menghadapi bencana hidrometeorologi," kata Teuku Faisal saat tiba di Istana.

Teuku Faisal mengatakan pihaknya memprediksi musim hujan mundur sekitar 20 sampai 30 hari. Musim hujan juga diprediksi akan berlangsung dalam rentang lebih pendek tetapi dengan debit yang lebih banyak sehingga perlu dimitigasi potensi bencananya.

"Musim hujan rata-rata di seluruh Indonesia diperkirakan mundur sekitar dua hingga tiga dasarian, atau 20-30 hari, akibat pengaruh El Nino," ujar dia.

"Musim hujan juga akan terakumulasi cukup banyak dalam durasi yang lebih pendek, dengan sifat hujan normal. Jadi, kita harus bersiap mulai sekarang," imbuhnya.