"Karena itu Bapak Presiden sangat berharap agar kebutuhan siswa yang kurang mampu itu bisa dipenuhi ya, dengan riset dan inovasi yang memang cocok untuk mereka. Nah, sehingga kita memang dalam melakukan riset harus ada value, harus ada keberpihakan ya, persoalan-persoalan yang dihadapi saudara-saudara kita yang kurang mampu ini harus bener-bener dicarikan solusinya," kata Arif.
Sementara itu, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani turut membenarkan mereka akan rapat mengenai industri tekstil dan produk tekstil (TPT) bersama Presiden.
"Iya iya, di antaranya (membahas TPT). Nanti, ya kan baru mau pembahasan ya," kata Rosan.