NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto memantau perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan, yang hingga saat ini sekitar 209,78 hektare lahan masih dalam proses pemadaman.
Pemantauan tersebut dilakukan dalam rapat terbatas terkait penanganan bencana secara hybrid melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, yang secara khusus membahas perkembangan karhutla, terutama di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo meminta laporan terkini mengenai kondisi karhutla dan perkembangan penanganannya di Kalimantan serta Sumatera.
"Pada siang hari ini Bapak Presiden menginginkan laporan terkini dari Bapak Kepala BNPB terkait kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, serta Kalimantan secara keseluruhan, kemudian juga di Sumatra," ujar Teddy dalam pernyataannya.