Selain itu, Prabowo meminta agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh dengan melibatkan unsur Polri dan TNI.
Dalam rapat tersebut, Kepala Basarnas Mohammad Syafi'i melaporkan kronologi kecelakaan KMP Virgo yang berlayar dari Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, membawa 243 penumpang dan 89 kendaraan. Kapal tersebut berangkat pada 13 September 2026 lalu, sekitar pukul 01.00 WIB menghadapi cuaca buruk berupa gelombang kuat dan angin kencang.
"Satu jam berikutnya dilaporkan kondisi kapal mengalami kemiringan berat, dan dalam satu jam berikutnya kapal sudah tidak bisa berkomunikasi. Pada pukul 04.10 WIB Badan SAR Nasional mengaktifkan operasi SAR dan melalui Basarnas Command Center," ujar Syafi'i.
Dalam penanganan awal, Basarnas mengerahkan unsur laut dan udara menuju lokasi kecelakaan. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi turut membantu proses evakuasi dan berhasil menyelamatkan 108 orang serta mengevakuasi enam korban meninggal dunia.