NADIKABAR.COM — Sebanyak 2.457 satuan pendidikan terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Presiden Prabowo Subianto menyetujui usulan penyediaan hampir 10 ribu tenda untuk sekolah darurat agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

Persetujuan itu disampaikan Prabowo dalam Virtual Meeting Pembahasan Penanganan Bencana Gempa Bumi Flores, Senin (7/9/2026). Dalam rapat tersebut, Prabowo juga menyetujui penguatan armada laut untuk mempercepat mobilisasi personel, logistik, dan material ke wilayah terdampak.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melaporkan sejak hari pertama bencana, Pemprov bersama Forkopimda telah bergerak melakukan penanganan tanggap darurat.

"Dukungan pemerintah pusat melalui BNPB, kementerian/lembaga, TNI-Polri, serta berbagai pihak turut memperkuat respons di lapangan," ujar Gubernur, dalam siaran pers yang diterima NadiKabar, Senin (7/9/2026).

Kepada Prabowo, Laka Lena mengatakan berdasarkan data Pemda, terdapat 2.457 satuan pendidikan yang terdampak bencana.

"Dengan kebutuhan rata-rata tiga tenda untuk setiap satuan pendidikan, Pemerintah Provinsi NTT memperkirakan kebutuhan mencapai hampir 10.000 tenda," terangnya.