Ia menyebut konsep itu dulu digaungkan oleh Presiden ke-1 RI Sukarno yang berupaya menjaga persatuan nasional namun pada saat itu mendapatkan cemoohan.

Perbedaan dan kompetisi dalam demokrasi memang dibutuhkan, namun ia menyebut bahwa persatuan nasional tetap dibutuhkan.

"Kalau kita ikut demokrasi ala barat, sekarang lihatlah televisi, berita, setiap hari apa yang terjadi di Prancis, Italia, di Eropa, tempat lahir demokrasi yang mengajarkan kita HAM, kita lihat," ujarnya.