"Sekarang ancaman tidak hanya fisik. Kita bisa diserang dan sudah mulai diserang, melalui siber, melalui disinformasi, melalui berita-berita bohong yang selalu ingin Indonesia dipecah belah, yang selalu ingin Indonesia gaduh," ujarnya.

Untuk itu, Prabowo menegaskan TNI harus terus dipersiapkan untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman tersebut demi menjaga keselamatan rakyat dan kepentingan nasional.

Menurutnya, kekuatan pertahanan Indonesia harus terus dibangun agar negara memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai kemungkinan di tengah perubahan geopolitik dunia.