NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva atas kemenangannya dalam pemilihan presiden (pilpres) negara tersebut.
Kemenangan tersebut mengantarkan Lula pada masa jabatan keempatnya sebagai presiden. Prabowo menyampaikan ucapan tersebut melalui akun media sosial X resminya (@prabowo), Rabu.
"Selamat kepada sahabat sekaligus rekan seperjuangan saya, Presiden Luiz Inácio Lula da Silva (@LulaOficial), atas kemenangan bersejarahnya untuk keempat kalinya sebagai Presiden Republik Federasi Brasil," ujar Prabowo dalam unggahan tersebut.
Prabowo menyatakan kemenangan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat Brasil atas kepemimpinan Lula.
Kepala Negara juga berharap Lula senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan agar dapat memimpin Brasil dengan baik.
"Saya berharap beliau senantiasa dianugerahi kekuatan dan kesehatan untuk memimpin kemajuan rakyat Brasil di masa depan," ucap Presiden.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Brasil memiliki banyak peluang untuk memperkuat kerja sama dan membangun hubungan yang lebih erat.
Oleh karena itu, Prabowo mengajak kedua negara untuk terus memperkuat kemitraan strategis dan mempererat persahabatan di tengah berbagai tantangan global.
"Di tengah berbagai tantangan besar yang kita hadapi saat ini, mari kita memperkuat kemitraan strategis dan mewujudkan persahabatan antara kedua bangsa kita," kata Prabowo.
Lula da Silva ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Presiden Brasil pada Minggu (25/10), mengalahkan pesaingnya, Flavio Bolsonaro, dalam pemilu yang ketat. Kemenangannya itu membuatnya berhasil memperoleh masa jabatan keempat.
Dengan hampir semua TPS ditutup, Pengadilan Pemilu Tertinggi (TSE) Brasil mengumumkan Lula berhasil meraup 51,76 persen suara sah, sementara Bolsonaro hanya mendapat 48,24 persen, selisih empat juta suara lebih.
Hasil tersebut menunjukkan perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah politik Brasil.
Sejak diberlakukannya sistem pemilihan presiden dua putaran pada 1989, Lula menjadi capres pertama yang berhasil menang pada putaran kedua, meskipun berada di posisi kedua pada putaran pertama.