NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto mengatakan kebijakan ekspor komoditas strategis melalui satu pintu dilakukan untuk membenahi tata kelola dan mencegah laporan palsu dalam kegiatan ekspor.
Prabowo dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat malam, mengatakan ekspor yang selama ini dinilainya tidak jelas akan disatukan melalui badan usaha milik negara (BUMN).
"Kita juga sekarang semua ekspor yang selama ini enggak jelas, penuh dengan kebohongan, penuh dengan laporan palsu, kita satukan sekarang harus melalui BUMN, harus melalui satu pintu," katanya.
Prabowo mengatakan pembenahan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola kekayaan negara agar hasil kegiatan ekonomi memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Menurut dia, pemerintah ingin kekayaan alam Indonesia dikelola secara transparan dan memberikan hasil yang optimal bagi negara.