NADIKABAR.COM β Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo optimistis angka perputaran ekonomi di ibu kota saat gelaran MyBCA Jakarta Running Festival (JRF) pada 24-25 Oktober 2026 akan mencapai lebih dari Rp150 miliar.
Pasalnya, pada Press Conference JRF 2026 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/9), Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi angka perputaran ekonomi di Jakarta saat gelaran itu berlangsung dapat mencapai Rp150 miliar.
βSeperti kita ketahui, JRF ini berlangsung dua hari dan pada saat bersamaan ada konser Ye. Saya meyakini bahwa apa yang disampaikan oleh Pak Luhut, diprediksi, menurut saya akan lebih dari Rp150 miliar,β ungkap Pramono di Balai Kota, Jakarta, Kamis.
Dia mengungkapkan hal itu terbukti saat The Weeknd menggelar konser di Jakarta serta gelaran Pestapora beberapa waktu lalu.
Menurut pria yang akrab disapa Pram itu, jumlah perputaran ekonomi saat kedua event tersebut berlangsung mencapai Rp250 miliar.
Maka dari itu, Pram mengaku optimistis jumlah perputaran ekonomi saat gelaran JRF 2026 dapat melampaui Rp150 miliar.
Terlebih, kata dia, 50 persen penonton konser Ye berasal dari luar negeri, karena untuk kawasan Asia Tenggara, konser tersebut hanya digelar di Jakarta.
Pramono juga mengatakan hotel-hotel di sekitar area acara tersebut saat ini sudah penuh dipesan.
βSaya sudah mendapatkan laporan. Hampir semua hotel yang dilalui jalur lari ini, sudah habis semua, sudah sold out semua, termasuk banyak hotel-hotel di pinggiran. Selama ada transportasi, karena mereka juga denger bahwa akan Rp0, bahkan sampai Kelapa Gading, PIK 2, PIK 1, hotel-hotel yang ada sekarang ini, hampir semua di-booked untuk Jakarta Running Festival maupun Ye,β ungkap Pramono.