"Intinya, supaya wawasannya itu tidak jago kandang. Karena salah satu hal yang selalu menjadi masalah adalah kalau wawasannya sudah merasa paling benar, padahal itu adalah dalam levelnya dia," ujarnya.
Pramono juga meminta para lurah mulai mempersiapkan diri, termasuk mempelajari bahasa Inggris sebagai bekal selama melakukan kunjungan ke luar negeri.
Ia menegaskan, kesempatan tersebut tidak hanya diberikan kepada tiga kelurahan yang keluar sebagai pemenang, tetapi juga 10 finalis Benyamin Sueb Award 2026.
Namun, dia belum menjelaskan detail tentang program belajarnya dan berapa lama mereka berada di luar negeri.