"Artinya, kondisi air, udara, ruang hijau, dan energi yang kita putuskan hari ini akan menentukan kualitas hidup kami puluhan tahun mendatang. Dengan kata lain, persoalan lingkungan Jakarta adalah persoalan orang muda Jakarta," kata dia.

Maria juga mengaitkan partisipasi tersebut dengan semangat Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober. Ia menyebut keberanian anak muda menyuarakan persoalan kota merupakan bagian dari kontribusi mereka dalam menentukan arah pembangunan Jakarta.

"Kami meyakini DKI Jakarta yang inklusif, aman, dan berkelanjutan khususnya tumbuh dari kesediaan untuk saling mendengarkan, khususnya dari suara orang muda. Dengan demikian, perjalanan menuju lima abad Jakarta dapat ditempuh bersama seluruh warganya, terutama orang muda," pungkasnya.