Dia kemudian memaparkan jumlah penerima manfaat dari kedua program tersebut. Pramono menyebut penerima KJP Plus saat ini berjumlah lebih dari 700 ribu orang. Sementara itu, penerima KJMU mencapai lebih dari 50 ribu mahasiswa.

"Saat ini, penerima manfaat KJP Plus berjumlah lebih dari 700.000 orang. Sementara itu, penerima manfaat KJMU mencapai lebih dari 50.000 mahasiswa," ujarnya.

Pramono menegaskan, upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui bantuan biaya pendidikan. Pemprov DKI juga berupaya memperbaiki sarana dan prasarana sekolah serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Sejak 2025, Pemprov DKI menargetkan renovasi 19 gedung sekolah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI tengah mempersiapkan program LPDP Jakarta untuk tahun depan. Program tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu yang memiliki aspirasi dan potensi akademik untuk melanjutkan pendidikan, termasuk ke luar negeri.