Dia pun membuka peluang bagi anak penyandang disabilitas untuk memanfaatkan program beasiswa tersebut, termasuk jika ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
"Saya ingin di antara anak ini kalau kemudian ada LPDP untuk anak berkebutuhan khusus mau sekolah kuliah di luar negeri, dengan senang hati Mbak Doti, kami akan memberikan fasilitas itu," ujarnya.
Selain program beasiswa, Pramono menyebut Pemprov DKI telah menyediakan sejumlah fasilitas pendidikan bagi anak penyandang disabilitas. Saat ini, terdapat 88 sekolah luar biasa (SLB) di Jakarta, yang terdiri atas 13 SLB negeri dan 75 SLB swasta.
Pemprov DKI juga memberikan bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi keluarga tidak mampu. Sementara itu, mahasiswa dapat memanfaatkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).