NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan fasilitas ring tinju di kolong flyover cukup efektif menekan angka tawuran antarpelajar dan warga yang kerap terjadi di wilayah Jakarta Timur.
Menurut dia, sepanjang 2025, tercatat lebih dari 130 aksi tawuran terjadi di kawasan tersebut. Namun, sejak ruang publik mulai difungsikan untuk area latihan tinju dan lapangan olahraga bersama, angka tawuran menurun tajam hingga menjadi sekitar 20 kasus pada 2026.
"Sampai dengan akhir Oktober, karena fasilitas ini sudah digunakan untuk pertandingan bola, sarana berlatih tinju, termasuk yang sebelumnya saya resmikan di Pasar Rebo, di Jakarta Timur ini terjadi penurunan (tawuran), terutama di tempat ini, yang luar biasa, dari 132 menjadi kurang lebih 20-an lebih," kata Pramono di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat.