NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai Festival Olahraga Rakyat (FOR) Jakarta 2026 di Jakarta International Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur tidak hanya menjadi ruang untuk berolahraga, tetapi juga mempertemukan warga dalam suasana yang mendorong kebersamaan dan sportivitas.
Pramono mengatakan, FOR Jakarta melengkapi berbagai ruang olahraga yang telah tersedia di Jakarta, seperti Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), kegiatan komunitas, dan kompetisi olahraga.
"Yang kita dorong adalah semakin banyak warga punya kesempatan untuk bergerak dan berolahraga, tidak terbatas pada atlet atau komunitas olahraga," katanya saat membuka acara tersebut, Minggu.
Kegiatan yang digelar bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta itu diikuti sekitar 10.000 peserta.
Adapun acara itu menghadirkan beragam kegiatan olahraga dan aktivitas masyarakat. Kompetisi marching band menjadi salah satu kegiatan dengan peserta terbanyak, yakni sekitar 2.500 orang.
Selain itu, sekitar 3.000 peserta mengikuti fun walk. Kegiatan lainnya meliputi senam aerobik, senam kreasi, olahraga tradisional, dan street soccer.
Pramono menilai konsep olahraga masyarakat yang dikembangkan KORMI memiliki karakter berbeda karena memadukan aktivitas fisik dengan kegembiraan, kreativitas, dan interaksi sosial.
"Ini adalah kegiatan yang betul-betul merakyat dan olahraga yang menggembirakan. Penuh dengan kegembiraan, penuh dengan keceriaan, dan penuh dengan silaturahmi," katanya.
Pramono juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai pusat berbagai kegiatan, termasuk olahraga, seni, budaya, dan ekonomi kreatif.