Ia menyebut peningkatan ini menunjukkan peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik yang cukup signifikan. Terlebih dengan konektivitas transportasi publik yang diklaim telah mencapai angka 93 persen.
"Jakarta sekarang ini transportasi publiknya nomor 15 dunia, nomor 2 ASEAN yaitu setelah Singapura, nomor 7 Asia," kata Pramono.
Pramono mengaku konektivitas transportasi publik di Jakarta juga semakin baik dengan diresmikannya LRT Kelapa Gading-Manggarai pada16 September lalu. Menurut Pramono, ketika seluruh stasiun di jalur LRT ini sudah selesai dibangun, maka peningkatan pengguna LRT Kelapa Gading-Manggarai pun akan semakin tinggi.
Pramono juga bilang kenaikan jumlah pengguna transportasi publik terlihat pada angkutan Transjabodetabek. Moda bus rapid transportation (BRT) yang meladeni penumpang daerah penyangga Jakarta itu mengalami kenaikan pesat, terutama Bogor-Blok M.
Ia kemudian menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempertimbangkan peluncuran rute-rute baru sebagai upaya peningkatan konektivitas.